Peranan Trichoderma pada tanaman hortikultura dan sayur sayuran

Trichoderma sp Antagonis terhadap jamur Colletotrichum sp. penyebab penyakit Antraknosa Antagonis terhadap jamur Phytophtora infestans penyebab penyakit hawar daun pada tanaman family Solanaceae Antagonis terhadap jamur Oidium sp. penyebab penyakit embun tepung dan embun bulu

TRICHODERMA adalah fungisida hayati yang mengandung mikroba temuan baru yang bersifat

antagonis terhadap penyakit yang disebabkan oleh jamur dan bakteri. Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan TRICHODERMA dengan kemampuan endofitiknya mampu mencegah dan mengendalikan penyakit yang disebabkan oleh cendawan Xanthomonas sp., Fusarium, Colletotrichum sp., dan Pythophthora sp, yang secara umum dikenal dengan penyakit antraknosa (patek), penyakit embun tepung (powdery mildew), embun bulu (downy mildew), dan penyakit hawar daun.

Mekanisme pencegahan ini karena dalam TRICHODERMA terkandung Bacillus subtillis, Psedomonas fluorescent dan Trichoderma sp. yang mampu memberikan imunisasi awal terhadap serangan penyakit tersebut.

Antraknosa (Patek):

image

Penyakit antraknosa atau patek disebabkan oleh cendawan Colletotrichum capsici Sydow dan Colletotrichum gloeosporioides Pens. Kerugian akibat penyakit ini mencapai hingga 20-90 % terutama pada saat musim hujan.

Gejala serangan penyakit antraknosa atau patek

Buah: ditandai buah busuk berwarna kuning-coklat seperti terkena sengatan matahari diikuti oleh busuk basah yang terkadang ada jelaganya berwarna hitam.

Biji: dapat menimbulkan kegagalan berkecambah atau bila telah menjadi kecambah dapat menimbulkan rebah kecambah.

Tanaman dewasa: dapat menimbulkan mati pucuk, infeksi lanjut ke bagian lebih bawah yaitu daun dan batang yang dapat menimbulkan busuk kering warna cokelat kehitaman.

Penyemprotan TRICHODERMA dilakukan sebagai preventif/pencegahan untuk dapat menekan penyakit antraknosa, selama fase vegetatif disemprotkan ke seluruh bagian tanaman, sedangkan saat memasuki fase generatif penyemprotan dilakukan pada buah.

Embun Tepung (Powdery Mildew):

image

Penyebab penyakit ini adalah cendawan Oidium.

Gejala serangan penyakit embun tepung

Lapisan tepung putih pada bagian atas daun, yang dapat menyebabkan daun malformasi (mengering akan tetapi tidak gugur). Lapisan tepung putih ini adalah masa konidia jamur. Fase kritis serangan adalah periode pertunasan dan daun muda yang sedang tumbuh, buah muda yang terserang mudah gugur. Penyemprotan TRICHODERMA dilakukan sebagai preventif/pencegahan, disemprotkan merata ke seluruh Embun Bulu (Downy Mildew):

Embun Bulu (Downy Mildew):

image

Merupakan penyakit penting pada tanaman Family Cucurbitaceae. Penyakit ini disebabkan oleh cendawan Pseudomonas cubensis. Penyakit embun bulu ini biasa disebut dengan penyakit trotol/kresek.

Gejala Serangan Penyakit Embun Bulu

Pada permukaan atas daun terdapat bercak bercak kuning yang bentuknya melingkar dan tidak beraturan. Dalam perkembangannya bercak akan bertambah besar dan dapat tidak beraturan. Dalam perkembangannya bercak akan bertambah besar dan dapat menutupi seluruh permukaan daun. Pada permukaan bawah daun terdapat kumpulan spora dan tangkai spora menyerupai bulu berwarna keunguan. Jika serangan penyakit parah, daun-daun tersebut dapat mengering sehingga daun akan mudah hancur dan mengeluarkan bunyi “renyah” menyerupai suara plastik kresek jika diremas. Meskipun dapat menyebabkan kerusakan yang

dapat tidak beraturan. Dalam perkembangannya bercak akan bertambah besar dan dapat menutupi seluruh permukaan daun. Pada permukaan bawah daun terdapat kumpulan spora dan tangkai spora menyerupai bulu berwarna keunguan. Jika serangan penyakit parah, daun-daun tersebut dapat mengering sehingga daun akan mudah hancur dan mengeluarkan bunyi “renyah” menyerupai suara plastik kresek jika diremas. Meskipun dapat menyebabkan kerusakan yang parah pada daun, penyakit ini tidak dapat menyerang dan membuat kerusakan buah secara langsung. Penyemprotan TRICHOPRO dilakukan sebagai preventif/pencegahan, disemprotkan merata ke seluruh tubuh tanaman terutama bagian daun.

Hawar Daun/Busuk Daun/Lodoh:

image

Merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Phytophtora capsici. Selain menyerang daun, penyakit ini juga menyerang batang dan buah.

Gejala Serangan Penyakit Hawar Daun

Gejala awal timbul bercak-bercak kecil dan tidak beraturan di tepi daun kemudian akhirnya menyebar ke seluruh bagian daun. Gejala serangan pada buah dimulai dengan adanya bercak kebasahan dan akhirnya meluas menyebabkan buah terlepas dari kelopak bunga karena membusuk. Penyemprotan TRICHODERMA dilakukan sebagai preventif/pencegahan, selama fase vegetatif disemprotkan ke seluruh bagian tanaman, dan untuk fase generatif penyemprotan dilakukan pada daun dan buah.

image

EDISI KHUSUS #BestSeller
VCD Panduan Praktis
Mengisolatkan/Membuat Biang Trichoderma dari dalam tanah dan Memperbanyak Biang Trichoderma

Dengan menonton VCD ini anda bisa memproduksi Biang Trichoderma dan membiakannya untuk jumlah yg lebih banyak

EDISI KHUSUS Best Seller

VCD Panduan Membuat Trichoderma Cair dan Padat

Terdiri 3 Video Tutorial :
– Video Mengisolatkan/Membuat Biang Trichoderma dari dalam tanah.
– Video Memperbanyak Biang Trichoderma padat siap aplikasi ke tanaman dan lahan
– Video Membuat Trichoderma Cair dengan cara Fermentasi Aerob untuk aplikasi penyemprotan ataupun pengocoran pada tanaman.

Dengan menonton VCD ini anda bisa memproduksi Biang Trichoderma dan membiakannya untuk jumlah yg lebih banyak baik padat maupun cair.

Harga Rp.500.000,-
GRATIS Ongkos Kirim Via Pos dan JNE

Bagi yang berminat Silahkan Kontak Kami:
hub/sms/WA : 0812 7466 4892

Mohon sms Alamat lengkap disertai kodepos. dan pembayaran transfer rek bank BRI kami

paket.jpg

 

Iklan

One Comment Add yours

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s