Cara Membuat Kompos yang Mengandung Asam Humat

Eceng gondok atau Eichonia crassipes, tanaman hias asal Brazil yang kini sudah menjadi tanaman gulma itu ternyata
dapat diolah menjadi pupuk organik. Sisa-sisa penggunaan pupuk kimia oleh para petani di areal persawahan dan

perkebunan yang kemudian hanyut ke sungai dan ke danau, menjadikan pertumbuhan dan penyebaran eceng gondok sangat cepat, sehingga sulit ditangani.

READY STOK ASAM HUMAT SIAP APLIKASI. MERK DAGANG HUMUSTAR
HUBUNGI RIFQI : 0852 6789 7854

image

Sifat eceng gondok yang sangat cepat pertumbuhannya itu, menarik sebagian
orang untuk menelitinya, apakah eceng gondok bisa dijadikan media untuk mempercepat pertumbuhan tanaman
lainnya?

Penelitian menunjukan bahwa tanaman eceng gondok banyak mengandung asam humat. Senyawa itu menghasilkan
fitohormon yang mampu mempercepat pertumbuhan akar tanaman. Selain itu eceng gondok juga mengandung asam
sianida, triterpenoid, alkaloid dan kaya kalsium.

Hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan pupuk kompos eceng gondok adalah memastikan tidak adanya kandungan logam berat seperti timah hitam dan merkuri pada tanaman eceng gondok. Hindari pemanfaatan eceng gondok yang berasal dari kolam-kolam pengolahan air limbah pabrik yang menghasilkan limbah logam berat.

Secara sederhana, pembuatan pupuk organik berbahan eceng gondok menggunakan Trichoderma adalah sebagai berikut :

– 1000Kg Eceng gondok (Dapat dicincang atau digiling halus jika ingin mendapatkan kompos ‘halus’)
– 5 Kg Trichoderma
– 2 Buah Pagar bambu berukuran Panjang 1 Meter, Tinggi 1½ Meter
– 2 Buah Pagar bambu berukuran Panjang 2 Meter, Tinggi 1½ Meter

Cara Pembuatan
– Rangkai pagar bambu berbentuk ‘kandang’ berukuran 1x2x1½ Meter sebagai tempat pembuatan kompos
– Masukkan eceng gondok
– Lakukan pemadatan dengan cara menginjak-injak tumpukan hingga setinggi ±20Cm
– Taburkan Trichoderma secara merata di atas tumpukan
– Masukkan kembali eceng gondok
– Lakukan pemadatan dengan cara menginjak-injak tumpukan hingga timbunan bertambah tinggi ±20Cm
– Taburkan Trichoderma secara merata di atas tumpukan
– Ulangi cara di atas sampai timbunan eceng gondok setinggi 60 – 1 Meter
– Tutup timbunan dengan plastik
– Pada hari ke dua, suhu timbunan akan mulai meningkat sampai
– Proses pembuatan kompos pupuk selesai setelah 14 hari dan suhu telah turun menjadi ± 30° celcius. Catatan
– Pagar bambu yang menjadi ‘cetakan’ dapat dilepaskan pada saat proses penutupan timbunan dengan plastik untuk digunakan pada pembuatan timbunan berikutnya (jika material eceng gondok lebih dari 1 ton).
– Penutupan plastik pada material bertujuan untuk menciptakan temperatur ‘tinggi’ yang diperlukan untuk mempercepat
proses pelapukan.

Sedangkan Trichoderma ini adalah cendawan agenhayati yang berfungsi sebagai biofungisida dan dekomposer alami. mimin biasa pakai trichoderma untuk mengendalikan penyakit tanaman yg disebabkan oleh jamur patogen pembawa penyakit, dan mimin jg gunakanan trichoderma untuk mengompos bahan2 organik (dedaunan,jerami,dsb) untuk membuat pupuk kompos berkualitas sebagai media tanam yang baik untuk tanaman.. asyik kan 🙂
bagi yang berminat ingin mencoba?

EDISI KHUSUS Best Seller

VCD Panduan Praktis
Mengisolatkan/Membuat Biang Trichoderma dari dalam tanah dan Memperbanyak Biang Trichoderma

Dengan menonton VCD ini anda bisa memproduksi Biang Trichoderma dan membiakannya untuk jumlah yg lebih banyak

EDISI KHUSUS Best Seller

VCD Panduan Membuat Trichoderma Cair dan Padat

Terdiri 3 Video Tutorial :
– Video Mengisolatkan/Membuat Biang Trichoderma dari dalam tanah.
– Video Memperbanyak Biang Trichoderma padat siap aplikasi ke tanaman dan lahan
– Video Membuat Trichoderma Cair dengan cara Fermentasi Aerob untuk aplikasi penyemprotan ataupun pengocoran pada tanaman.

Dengan menonton VCD ini anda bisa memproduksi Biang Trichoderma dan membiakannya untuk jumlah yg lebih banyak baik padat maupun cair.

Harga Rp.500.000,-
GRATIS Ongkos Kirim Via Pos dan JNE

Bagi yang berminat Silahkan Kontak Kami:
hub/sms/WA : 0812 7466 4892

paket.jpg

======================

BIOFUNGISIDA TEKNOLOGI TEPAT GUNA

Teknologi yang digunakan merupakan teknologi menengah (tepat guna) dan Bahan baku produksi tersedia di tanah air. Jamur Trichoderma yang dikembangkan adalah plasma nutfah asli Indonesia. Lebih ekonomis (murah dalam ongkos produksinya).

Aplikasi dan Manfaat
Biofungisida Trichoderma dapat diaplikasikan pada pertanian sayuran, seperti cabe, kedelai, kacang-kacangan, tomat, terung-terungan, kol, slada jagung, cucurbita, tanaman buah-buahan, tanaman perkebunan maupun tanaman kehutanan. Ia bermanfaat untuk:

• Mengurangi dampak negatif pestisida kimiawi pada pertanian dan meningkatkan nilai tambah proses dan produksi pertanian yang mengarah pada sistem pertanian organik.
• Memasyarakatkan sistem pengendalian hama terpadu melalui penggunaan biofungisida (biopestisida).
• Menyiapkan produk dan teknologi produksi biopestisida berbahan baku lokal (asli Indonesia) dalam rangka meningkatkan kemandirian nasional.

Pengguna
Industri agrokimia, Agribisnis, Petani Organik, Koperasi, Petani Hortikultura, Perkebunan.

Additional Info

Descriptions: Deskripsi Biofungisida adalah suatu pestisida hayati yang digunakan untuk mengendalikan penyakit tanaman khususnya yang disebabkan oleh jamur (fungi). Penyakit tanaman yang disebabkan oleh jamur patogen sampai saat ini masih merupakan masalah utama di bidang pertanian. Biofungisida Trichoderma merupakan salah satu produk biofungisida yang berbahan aktif sel dan spora Trichoderma harzianum (isolat asli Indonesia) yang merupakan jenis jamur parasit bagi jamur patogen tanaman. Biofungisida Trichoderma harzianum diproduksi dan diformulasikan dalam bentuk granular. Di samping kemampuan sebagai agen biokontrol, jamur Trichoderma harzianum memberikan pengaruh positif terhadap perakaran tanaman, pertumbuhan tanaman, dan hasil produksi tanaman. Sifat ini menandakan bahwa Trichoderma harzianum juga berperan sebagai Plant Growth Enhance

image

Iklan

One Comment Add yours

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s