BioVillage berbasis Kearifan Lokal

image

Biovillage berbasis kearifan lokal ini dapat diwujudkan dalam suatu pedesaan, dengan mengembangkan segala aspek dari ilmu mikrobiologi yang dimiliki untuk diaplikasikan dalam kehidupan di masyarakat desa itu. Desa yang menjadi

sasaran pengembangan biovillage merupakan desa yang nantinya akan diubah menjadi desa yang ramah lingkungan dari segala aspek kehidupan. Pengembangan biovillage ini harus diprakarsai oleh orang-orang yang mengerti mikrobiologi. Pendirian “biocenter” menjadi penting bagi masyarakat biovillage, yaitu sebagai pusat informasi, data,  konsultasi dan pelaksanaan program-program desa hayati tersebut. Kerja sama dan prinsip gotong royong yang sesuai dengan kearifan lokal desa tersebut menjadikan konsep ini akan berjalan dan terlaksana dengan baik sesuai dengan peran serta masing-masing masyarakat biovillage tersebut.

Beberapa hal yang harus  diperhatikan dan dilakukan dalam pengembangan biovillage berbasis kearifan lokal sebagai upaya penanggulangan kemiskinan di suatu pedesaan, antara lain adalah:

Pemanfaatan limbah rumah tangga:

Pemanfaatan minyak jelantah untuk biodiesel.
Pendaur ulangan sampah plastik, menjadi kerajinan tangan.

Pemanfaatan limbah kandang:

Pemanfaatan sisa buangan dari peternakan sebagai bio gas,
Pemanfaatan urine binatang ternak sebagai pupuk organik cair.
Penggunaan sisa buangan hasil pembuatan biogas menjadi pupuk organik padat

Pengembangan sumber energi alami:

Pemanfaatan tenaga matahari, angin, dan air, sebagai pembangkit tenaga listrik atau yang lainnya.
Menciptakan sumber energi alternatif, seperti biogas, biodiesel, bioetanol, dan lain-lain.

Penggunaan mikrobiologi dalam perladangan, untuk mempertahankan ketahanan pangan desa tersebut:

Mengelola bibit unggul yang ada sebagai plasma nutfah masa depan.
Membuat pangan dari hasil perladangan, seperti pembuatan tempe dari kedelai yang memanfaatkan Rhizopus untuk fermentasi, pembuatan kecap dengan bantuan mikroba Aspergilus, dan sebagainya.

Pengembangan sumber energi alami.

Pemanfaatan tenaga matahari, angin, dan air, sebagai pembangkit tenaga listrik atau yang lainnya.
Menciptakan sumber energi alternatif, seperti biogas, biodiesel, bioetanol, dan lain-lain.

Semoga Artikel Ini Bermanfaat
Baca artikel yang terkait berjudul ” Desa Ramah Lingkungan (Biovillage)”

Iklan

One Comment Add yours

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s