Cara membuat pupuk organik cair secara aerob

Apa perbedaan antara aerob dan anaerob ?
image

Sesuai dengan artinya, aerob berarti membutuhkan udara sedangkan anaerob tidak memerlukan udara.

Pembuatan pupuk organik cair secara aerob biasanya dibuat secara terbuka dan terkadang ada penambahan udara dengan menggunakan aerator. Sedangkan pembuatan pupuk organik cair secara anaerob dilakukan dengan cara menutup tempat fermentasi secara rapat agar udara tidak bisa masuk kedalam proses fermentasi.

Cara membuat pupuk organik cair secara aerob :

Bahan dan alat :
– Ember atau wadah dengan kapasitas 50 liter
– Aerator untuk aquarium dan selangnya
– Pupuk kompos atau pupuk organik padat lain sebanyak 5 kg
– Molase atau gula merah sebanyak 2,5 kg
– Mikroorganisme pengurai Trichoderma sebanyak 250 gram.

Cara membuatnya :

– Masukkan air kedalam wadah/ ember sampai setengah kapasitasnya
– Masukkan molase atau gula merah kedalam ember dan aduk hingga tercampur merata
– Masukkan Trichoderma kedalam wadah dan aduk secara merata
– Masukkan  pupuk kandang kedalam ember
– Tambahkan air sampai memenuhi wadah atau ember tapi jangan sampai luber
– Aduk-aduk hingga rata
– Masukkan ujung selang aerator pada dasar wadah/ ember dengan cara dibebani dengan batu.
– Nyalakan aerator selama 1 minggu dengan wadah / ember pada posisi terbuka
Biarkan minimal selama 1 minggu setelah itu pupuk organik siap digunakan.

Cara menggunakan :

Saring pupuk cair yang telah kita fermentasi dengan menggunakan saringan halus (kalau bisa menggunakan kain)
Cairan yang kita peroleh kita gunakan untuk menyemprot tanaman dengan pengenceran 1 : 5 hingga 1 : 10. Maksudnya setiap 1 liter pupuk organik cair bisa kita encerkan dengan 5 liter sampai 10 liter air sesuai dengan jenis tanaman yang akan kita semprot.
Selain disemprotkan pupuk organik cair tersebut juga bisa kita gunakan untuk kocoran tanpa penyaringan terlebih dahulu.

Cara membuat mikroorganisme Pengurai Trichoderma

image

DISI KHUSUS #BestSeller
VCD Panduan Praktis
Mengisolatkan/Membuat Biang Trichoderma dari dalam tanah dan Memperbanyak Biang Trichoderma

Dengan menonton VCD ini anda bisa memproduksi Biang Trichoderma dan membiakannya untuk jumlah yg lebih banyak.

EDISI KHUSUS Best Seller

VCD Panduan Membuat Trichoderma Cair dan Padat

Terdiri 3 Video Tutorial :
– Video Mengisolatkan/Membuat Biang Trichoderma dari dalam tanah.
– Video Memperbanyak Biang Trichoderma padat siap aplikasi ke tanaman dan lahan
– Video Membuat Trichoderma Cair dengan cara Fermentasi Aerob untuk aplikasi penyemprotan ataupun pengocoran pada tanaman.

Dengan menonton VCD ini anda bisa memproduksi Biang Trichoderma dan membiakannya untuk jumlah yg lebih banyak baik padat maupun cair.

Harga Rp.500.000,-
GRATIS Ongkos Kirim Via Pos dan JNE

Bagi yang berminat Silahkan Kontak Kami:
hub/sms/WA : 0812 7466 4892

paket.jpg

BIOFUNGISIDA TEKNOLOGI TEPAT GUNA

Teknologi yang digunakan merupakan teknologi menengah (tepat guna) dan Bahan baku produksi tersedia di tanah air. Jamur Trichoderma yang dikembangkan adalah plasma nutfah asli Indonesia. Lebih ekonomis (murah dalam ongkos produksinya).

Aplikasi dan Manfaat
Biofungisida Trichoderma dapat diaplikasikan pada pertanian sayuran, seperti cabe, kedelai, kacang-kacangan, tomat, terung-terungan, kol, slada jagung, cucurbita, tanaman buah-buahan, tanaman perkebunan maupun tanaman kehutanan. Ia bermanfaat untuk:

• Mengurangi dampak negatif pestisida kimiawi pada pertanian dan meningkatkan nilai tambah proses dan produksi pertanian yang mengarah pada sistem pertanian organik.
• Memasyarakatkan sistem pengendalian hama terpadu melalui penggunaan biofungisida (biopestisida).
• Menyiapkan produk dan teknologi produksi biopestisida berbahan baku lokal (asli Indonesia) dalam rangka meningkatkan kemandirian nasional.

Pengguna
Industri agrokimia, Agribisnis, Petani Organik, Koperasi, Petani Hortikultura, Perkebunan.

Additional Info

Descriptions: Deskripsi Biofungisida adalah suatu pestisida hayati yang digunakan untuk mengendalikan penyakit tanaman khususnya yang disebabkan oleh jamur (fungi). Penyakit tanaman yang disebabkan oleh jamur patogen sampai saat ini masih merupakan masalah utama di bidang pertanian. Biofungisida Trichoderma merupakan salah satu produk biofungisida yang berbahan aktif sel dan spora Trichoderma harzianum (isolat asli Indonesia) yang merupakan jenis jamur parasit bagi jamur patogen tanaman. Biofungisida Trichoderma harzianum diproduksi dan diformulasikan dalam bentuk granular. Di samping kemampuan sebagai agen biokontrol, jamur Trichoderma harzianum memberikan pengaruh positif terhadap perakaran tanaman, pertumbuhan tanaman, dan hasil produksi tanaman. Sifat ini menandakan bahwa Trichoderma harzianum juga berperan sebagai Plant Growth Enhance.

Baca Selanjutnya Cara Fermentasi Aerob Agenhayati seperti Trichoderma sebagai bioFungisida dan starter pengomposan bahan organik : KLIK DISINI

Iklan

One Comment Add yours

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s