Cara sederhana aeroponik

Untuk mengendalikan penyakit pada tanaman yang disebabkan oleh jamur, seperti layu semai, busuk pangkal batang dan akar, busuk buah dan daun, dsb kami sarankan menggunakan bioFungisida (ramah lingkungan) berupa agenhayati Trichoderma, baca selanjutnya : KLIK DISINI

Teknik Aeroponik Sederhana

image

Pada dasarnya, budi daya secara aeroponik dapat dilakukan sebagai berikut:

– Styrofoam yang berbentuk lembaran diberi lubang pada bagian tengahnya dengan jarak 15 cm.
– Dengan menggunakan ganjal busa atau rockwool, semaian sayuran ditancapkan pada lubang tanam. Akar tanaman akan menjuntai bebas ke bawah.
– Di bawah helaian styrofoam, terdapat sprinkler yang meyemprotkan kabut sehingga mengenai akar. Sprinkler ini dijalankan oleh pompa air bertekanan tinggi secara terus-menerus tanpa henti. Jika pompa berhenti terlalu lama, lebih dari 15 menit, maka tanaman akan menjadi layu sehingga diperlukan generator untuk cadangan listrik.
– Bagian terpenting dalam aeroponik adalah pengikatan oksigen oleh kabut air sehingga kandungan oksigen untuk respirasi akar akan meningkat.

Persyaratan tumbuh untuk aeroponik sama dengan hidroponik.
Sayuran hasil budi daya aeroponik terbukti memunyai kualitas yang baik, higienis, sehat, segar, beraroma, dan memunyai cita rasa tinggi. Sayuran yang ditanam secara aeroponik di antaranya caisim, pakcoy, selada, kailan, dan kangkung. Biasanya sayuran yang ditanam berumur beberapa minggu atau bulan. Sayuran aeroponik biasanya dikonsumsi oleh kalangan menengah ke atas karena kualitas dan mutunya yang bagus.

Aeroponik merupakan salah satu cara budidaya tanaman hidroponik. Cara ini belum sefamiliar cara-cara hidroponik lainnya (seperti cara tetes, NFT – Nutrient Film Technique). Kalau dilihat dari kata-kata penyusunnya, yaitu terdiri dari Aero + Phonic. Aero berarti udara, phonik artinya cara budidaya, arti secara harafiah cara bercocok tanam di udara, atau bercocok tanam dengan system pengkabutan, dimana akar tanamannya menggantung di udara tanpa media (misalkan tanah), dan kebutuhan nutrisinya dipenuhi dengan cara spraying ke akarnya.

Budidaya secara Aeroponik sangat rawan terhadap penyakit busuk pada akar dan pangkal batang yang disebabkan oleh serangan beberapa jamur patogen pembawa penyakit, sehingga sering terjadi tanaman menjadi layu. Untuk menjaga dan mengendalikan serangan jamur pada tanaman maka pada cairan nutrisi aeroponik dicampur dengan Trichoderma Cair . Cara Membuat Trichoderma Cair : KLIK DISINI

Iklan

4 Comments Add yours

  1. iklancs berkata:

    cara pemupukannya gimana ya

    1. pemupukan melalui nutrisi berbentuk cair dari sistem tsb

  2. Danny Rachmat Pradana berkata:

    saya pemula utk pertanian, saya ingin mencoba tanam cabe merah dg sistem hidroponik irigasi tetes sebanyak 5000 pohon, berapa pupuk organik yg saya butuhkan n bagaimana cara pengaplikasiannya, tks

  3. irwan berkata:

    thanks manfaat banget..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s