Menanam melon dalam pot secara organik

Melon (Cucumic melo L) merupakan tanaman buah semusim yang termasuk dalam family Cucurbiataceae. Melon dapat diusahakan di tempat pekarangan yang sempit dan lantai semen dengan menggunakan polibag atau pot.

image

Keuntungan menanam buah dalam pot adalah :

a. Dapat menjadi penghias taman atau ruangan
b. Mudah dipindahkan kemana saja
c. Mudah pemeliharaannya
d. Pemberian pupuk dan air lebih efisien
e. Pengendalian hama dan penyakit tanaman lebih mudah
f. Panen buah lebih mudah dan buah lebih segar

Syarat Tumbuh

Tanaman melon dapat tumbuh optimum pada ketinggian 250 – 800 meter di atas permukaan laut, curah hujan  antara 1.500 – 2.500 mm.tahun, dan kelembaban udara antar 50 – 70 %. Jenis tanah yang cocok adalah tanah andosol (liat berpasir) dengan kandungan bahan organic yang tinggi.

Teknologi Budidaya  Melon Dalam Pot

Teknologi budidaya melon dalam pot pada dasarnya hampir sama dengan budidaya di lapangan yaitu

1. Persiapan Bibit

Media bibit terdiri dari campuran tanah dan pupuk trichokompos dengan perbandingan 2 : 1 dan  dimasukan dalam potray atau polibag kecil.  Benih direndam dalam air yang diberi larutan trichodrerma ( 100 gram per liter air ) selama 12 jam, kemudian ditiriskan dalam  koran dan di simpan dalam tempat yang gelap.

Setelah benih berkecambah dipindahkan dalam media semai yang telah disiapkan dengan cara benih yang runcing menghadap ke bawah.

2. Persiapan media Tanam

Media Tanam terdiri dari campuran tanah, pupuk Trichokompos, arang sekam dengan perbandingan 1:2:2, masukan dalam pot dan tambahkan Trichoderma 100 gram, larutan ZPT organik, aduk merata.

3. Penanaman

Bibit ditanam pada umur 12 14 hari, atau berdaun 4 . media disiram terlebih dahulu sebelum penanaman. Penanaman sebaiknya dilakukan pada sore hari untuk mengurangi kematian dan lakukan penyiraman.

4. Pemasangan ajir

Ajir atau lanjaran dipasang dengan cara menancapkan di dalam media atau pot yang terbuat dari bambu dengan panjang 1,5 – 2 m.

5. Pemangkasan dan pemilihan buah

Pemangkasan cabang dilakukan untuk memilih bakal buah yang akan dibesarkan. Calon buah dapat dipilih pada cabang 7-12 dan dipilih satu yang untuk dibesarkan, sedangkan cabang yang lain dlakukan pemangkasan.

6. Pemupukan

Pemupukan susulan menggunakan Trichokompos dan ZPT Organik dengan cara ditaburkan di sekeliling tanaman atau di campur dengan air dan dikocorkan.

6. Pengendalian Hama Dan Penyakit

Pengendalian hama menggunakan Pestisida Nabati dan penyakit menggunakan Trichoderma yang diberikan secara berselang-seling. Pengaplikasikannya ditambahkan perekat sebagai daya rekat ke daun jika pada waktu musim hujan.

7. Pemanenan

Buah siap dipanen dengan tanda-tanda terjadi retakan diujung tangkai atau telah berwarna kuning dan beraroma harum.

Iklan

One Comment Add yours

  1. Iftarr Darpi berkata:

    Dapatkah penanaman melon dg penanaman batang seperti menanam ubi jalar. Ubi jalar saya telah saya tanam da mulai ada umbi2 kecil. Jadi batang yg saya pakai melalui batang yang saya potong dari pohon ubi jalar kemudian ditancapkan ketanah. Pertanyaan saya bisakah dilakukan hal yg sama thd tanaman melon thanks. Email saya iftardarpi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s