Meningkatkan produksi dengan pola tanam Mina Padi

Tujuan sistim mina padi adalah untuk  mendukung peningkatan produksivitas lahan. Meningkatan pendapatan petani.dan meningkatan kualitas makanan bagi penduduk pedesaan.

Persyaratannya petakan sawah mempunyai pematang keliling yang kuat, dapat menahan air dan tidak bocor. Lebar pematang 30-50 cm dan tingginya 40-50 cm.

image

Saluran pemasukan dan pengeluaran dilengkapidengan saringan (kawat, bambu dan lainnya). Bentuk parit atau kemalir dan lebarnya disesuaikan dengan luas petakan sawah, yaitu 2-3 %. Dalam kemalir adalah 20-30 cm.

Penanaman padi aturannya disesuaikan dengan ketentuan 10 (sepuluh) unsur paket teknologi, Pengelolaan tanah meliputi: penggenangan, perbaikan pematang, pembabadan jerami, pembajakan dan pencangkulan serta pemerataan permukaan tanah.

Tataguna air yang sesuai dengan jumlah dan waktu kebutuhan tanaman dan diatur secara bergiliran. Menggunakan benih berlabel biru dan memilih yang tahan terhadap genangan. Pemupukan berimbang, dimana dosis per hektar adalah UREA (200 kg),TSP (100 kg), KCL (75 kg), dan ZA(100 kg).

Pengendalian hama secara terpadu tanpa membahayakan bagi kehidupan ikan. Pengaturan jarak tanam, pada musim hujan adalah 30 x 15 cm dan 22 x22 cm untuk musim kemarau. Tiap rumpun padi terdiri dari 3 batang. Pengaturan pola tanam bertujuan untuk memotong siklus hidup hama. Pergiliran varietas padi yang ditanam.

image

Panen dan pasca panen yang meliputi waktu panen, cara panen, perontokan, pembersihan, pengeringan dan penyimpanan. Penggunaan pupuk pelengkap cair atau zat pengatur tumbuh. Penanaman ikan. Jenis ikan yang paling umum dipelihara adalah ikan mas.  Penebaran ikan dilakukan lebih kurang 4 hari setelah penanaman padi.
image

Padat penebaran ikan  ukuran (2-3) cm sebanyak 2-3 ekor/m2, ukuran (3-5) cm sebanyak 1-2 ekor/m2. Pemberian makanan tambahan dapat berupa dedak sebanyak 2-4kg/ha/hari. Produksi ikan yang dapat dicapai setelah 30-40 hari pada masa pemeliharaan. Benih (2-3) cm dengan derajat kelangsungan hidup (RS) 50-65 % ukuran yang dicapai (3-5) cm. Benih (3-5) cm, SR nya 60-70 % dan ukuran yang dicapai (5-8) cm. Semoga bermanfaat untuk menambah sumber pendapatan bagi para petani.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s