Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Secara Ramah Lingkungan

image

Penyakit tanaman yang disebabkan oleh patogen berupa jamur, bakteri, virus, nematoda dan fitoplasma adalah hambatan biotik yang mengurangi hasil budidaya di berbagai penjuru dunia. Di negara berkembang, kehilangan hasil panen akibat penyakit tanaman seringkali lebih tinggi dibandingkan di negara maju.
Terutama karena komunitas petani kekurangan solusi yang cocok dan sumber daya yang diarahkan untuk pengandalian penyakit. Diperkirakan bahwa 10-15% hasil panen petani yang sedikit di negara berkembang hilang karena serangan penyakit tanaman, dan kehilangan bisa bertambah apabila setelah panen terjadi serangan penyakit.

Dalam beberapa dekade terakhir upaya pengendalian penyakit di banyak negara berkembang  didominasi oleh penggunaan pestisida. Dan dari tahun ke tahun jumlahnya semakin bertambah. Akan tetapi manajemen pengelolaan penyakit dengan cara ini menimbulkan banyak masalah. Kerusakan kelestarian alam, gangguan kesehatan pada manusia dan munculnya patogen baru yang lebih resisten.  Oleh karena itu dibutuhkan suatu teknik pengelolaan penyakit yang lebih komprehensif yang ramah bagi manusia dan lingkungan namun tetap efektif dalam mengendalikan penyakit.

Sejak kesadaran masyarakat tentang bahaya pestisida muncul, para peneliti berupaya mengembangkan suatu teknik pengendalian penyakit yang mampu mengurangi kehilangan hasil panen namun dengan dampak kerusakan lingkungan yang minim. Metode tersebut sering disebut Integrated Diseases Management atau pengendalian penyakit terpadu (PPT). baca selanjutnya : Klik Disini

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s