Penelitian Trichoderma.sp sebagai anti virus HIV, Tumor, dan penggunaan pada industri tekstil

Berbagai fungi biokontrol, terutama dari genus Trichoderma, merupakan penghasil enzim hidrolitik ekstraseluler (disekresi ke luar sel). Enzim atau biokatalisator ini diproduksi Trichoderma bukan hanya untuk proses mikoparasitisme, tetapi juga untuk memperoleh nutrisi dari lingkungan hidupnya.

Trichoderma adalah produsen enzim sellulase dan xilanase terkenal, dan enzim-enzim ini telah lama dikomersialisasi oleh perusahaan-perusahaan besar seperti Novozyme dan Genencor International. Pada tahun 2003 saja, nilai pasar dari selulase di Amerika Serikat adalah US$ 280 juta, hanya untuk industri tekstil, deterjen dan makanan (Cavaco-Paulo dan Gubitz, 2003). Dalam industri tekstil misalnya, selulase digunakan untuk membuat hasil cucian atau tekstil menjadi lebih kinclong. Selulase digunakan antara lain dalam industri jins, untuk membuat jins dengan efek stone wash (seolah dicuci dengan dipukulkan pada batu), atau jins denim lembut (Miettinen-Oinonen & Suominen, 2002).

image

Fungi Biokontrol Sebagai Penghasil Antibiotik Baru, Anti-Kanker dan Bahan Baku Farmasi Lainnya Melalui Kemampuan Biotransformasi

Berbagai galur Trichoderma memproduksi berbagai senyawa metabolit sekunder yang bersifat antibakteri, antinematoda, antifungi, atau antikhamir. Berbagai antibiotik dan antifungi yang telah diisolasi dari Trichoderma dan Gliocladium sp. antara lain merupakan senyawa steroid seperti viridiol (Wipf & Kerekes, 2003), azaphilon (Vinale et al., 2006), derivat terpenil (Guo et al.,2007), hingga peptaibol (Duclohier, 2007) dan peptaibiotik (Degenkolb et al., 2008). Selain metabolit sekunder yang memiliki aktivitas antibiotik, beberapa senyawa turunan gliotoksin yang dihasilkan oleh Gliocladium roseum, memiliki kemampuan anti-anggiogenik, sehingga memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai obat anti-rematik arthritis, dan anti-kanker (Lee et al., 2001). Begitu pula, penelitian terbaru menunjukkan bahwa terdapat jenis peptaibol Trichoderma yang memiliki kemampuan dikembangkan sebagai obat kanker yang hanya menargetkan sel kanker, dan tidak menggangu sel normal (Shi et al., 2010).

Maraknya perkembangan bakteri patogen yang resisten terhadap antibiotik yang sekarang ada di pasaran, telah memicu penelitian untuk mendapatkan antibiotik-antibiotik baru. Golongan peptaibol dan peptaibiotik merupakan kandidat antibiotik baru yang dianggap penting, sehingga berbagai laboratorium kini berlomba dalam mengisolasi, memahami struktur dan bioaktivitasnya. Pentingnya peptaibol dan peptaibiotik tercermin dari dibangunnya suatu basis data online khusus untuk golongan senyawa ini (www.cryst.bbk.ac.uk/peptaibol). Hampir separuh dari 300 peptaibol dalam basis data tersebut bersumber dari genus Trichoderma.

Penelitian bioaktivitas peptaibol menunjukkan bahwa beberapa peptaibol memiliki bioaktivitas lain yang tak kalah pentingnya dari aktivitas antibiotik. Sebagai contoh adalah SPF-5506-A4, suatu peptaibol yang diproduksi Trichoderma sp. SPF-5506 dapat menginhibisi pembentukkan plak amiloid peptide-beta, sehingga dapat digunakan untuk menghambat progresifitas penyakit Alzheimer (Hosotani et al., 2007). Peptaibol dari fungi lain, ada yang memiliki aktivitas sebagai inhibitor integrase HIV-1,sehingga dapat digunakan sebagai salah satu obat anti-HIV (AIDS) (Singh et al., 2002). Shi et al. (2010) menemukan peptaibol produksi Trichoderma pseudokoningii SMF2 memiliki kemampuan menginhibisi pertumbuhan tumor, dengan menginduksi apoptosis (bunuh diri) sel kanker hepatoma. Peptaibol ini tidak mempengaruhi pertumbuhan sel sehat, sehingga cocok untuk dikembangkan sebagai obat yang menargetkan penghambatan sel kanker secara spesifik. Beragam aktivitas peptaibol ini dari berbagai fungi biokontrol menunjukkan potensi strategis untuk pengembangan obat farmasi.

Cara membuat Jamur Trichoderma : KLIK DISINI

image

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s