Membuat Benih Cabe Tahan Virus Kuning

Penyakit tanaman cabe yang sangat menakutkan para petani cabe adalah gemini virus ( virus kuning ) yang lebih dikenal dengan penyakit bulai pada kalangan petani cabe di Indonesia.

Serangan gemini virus hingga detik artikel ini di posting, belum ada jenis obat pestisida yang mujarab untuk mengatasinya. Jika sudah terserang petani terpaksa mencabut rumpun cabe yang mulai nampak gejala supaya tidak menular ke tanaman lain. Ini jelas sangat merugikan petani.

image

Dari sisi benih, masih belum ada benih yang benar-benar tahan terhadap serangan virus kuning. Dari pengamatan dan pengalaman kami di lapangan budidaya cabe merah, Varietas Cabe Kopay yang agak tahan terhadap serangan virus kuning. Namun terkadang juga terserang. Tapi varietas cabe Kopay  agak lumayan bertahan dari serangan virus kuning dari varietas lain yang banyak kami coba demplot di lapangan.

Bagi yang berminat benih Cabe Kopay, langsung saja hub/sms 0812 7466 4892.

image

image

Membuat Benih Cabe Sendiri yang Tahan Serangan Virus Kuning.

Untuk anda yang ingin mencoba bereksperimen sendiri, dengan langkah berikut ini :
1. Survei lahan hamparan budidaya Cabe yang 90% sudah terserang virus kuning
2. Cari satu rumpun tanaman cabe di hamparan tersebut yang tidak terserang virus kuning. Rumpun tanaman tersebut terlihat sehat bugar tanpa terserang penyakit lain juga.

image

3. Tunggu rumpun tanaman cabe yang sehat tersebut berbuah dan siap untuk dipanen. Dengan ciri-ciri buah yang sudah merah tua.
4. Pilih buah yang sehat tidak terserang penyakit lain dan warna sudah merah tua yang siap untuk di panen.
5. Panenlah buah cabe tersebut sekitar 3 buah yang berkualitas dan sehat.
6. Segera bawa ke rumah 3 buah cabe tersebut
7. Potong kedua ujung masing-masing buah cabe tersebut. Lihat skema cara memotong :
   ===||===========||===

8. Ambil bagian yang tengah saja dari buah tersebut. Kedua ujung buah kita buang atau tidak dipakai.
9. Belah dengan pisau silet steril bagian tengah dari buah yang sudah kita potong tersebut.
10. Ambil biji-biji cabe yang tersedia di dalam buah tersebut.
11. Jemur biji-biji yang sudah kita dapatkan tadi di sinar matahari hingga kering.
12. Setelah kering semai lah biji-biji cabe tersebut di media semai, dan tumbuhkan di polybag kecil hingga siap ditanam di lahan atau di media pot/polybag.
13. Peliharalah tanaman cabe hingga berbuah lagi.
14. Kemudian Ulangi langkah 4 s/d 13 di atas sampai 2 kali musim tanam.
15. Usahakan menanam dimusim yang berbeda ( musim hujan dan musim kemarau )
16. Jika 3 kali musim tanam tidak terserang virus kuning, maka buah cabe tersebut berarti bisa diandalkan untuk benih cabe yang punya daya tahan terhadap virus kuning

Selamat mencoba

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s