Bisnis belut kering Pemuda desa ini sukses raih Sarjana 

Menangkap belut disawah sungguh mengasyikan, apalagi punya alat khusus untuk menangkap belut atau dengan memancing langsung disarang belut disawah. Inilah aktivitas Soni yang baru selesai wisuda Strata 1 dengan gelar S.Pdi. Dimana Soni membiayai kuliahnya dengan cara menjual belut kering hasil tangkapannya setiap hari 

​Tak sulit menangkap belut dengan telik. Alat dari anyaman bambu berbentuk tabung sepanjang 50 cm itu terdiri dari 2 mulut. Salah satu mulut tabung berdiameter 5 cm itu dibenamkan sekitar 2-3 cm. Ujung lainnya dibiarkan terbuka. ‘Tabung itu dipasang miring dengan sudut 15-20 derajat,’ ujar Sumardi. Telik-telik itu kemudian ditaruh di sudut-sudut sawah. Sebab di pojok-pojok itu belut gemar bersembunyi. Sawah seluas 600 m2 bisa ditanam 5-10 telik.

Tak ada aturan mengikat untuk pemasangan telik. Siapa pun, asal warga desa setempat, dapat menanam telik meski bukan di sawah sendiri. Makanya untuk menghindari salah ambil, setiap pemburu memberi tanda. Pita atau tali paling banyak dipakai di ujung telik. Yang terpenting menurut Soni-pencari belut pemasang tidak boleh lupa tempat menaruh telik. ‘Kalau lupa, bisa seharian mencarinya,’ ujar Soni

Menangkap belut juga butuh umpan. Umumnya umpan berupa cacahan daging keong mas ataupun cacing yang dihancurkan. Agar belut tertarik memakan umpan itu, cacahan tadi dicampur bawang putih dan dedak. Adonan lalu dibentuk menjadi bulatan kecil seukuran kelereng sebelum dimasukkan ke telik. Umpan melulu keong pun sah-sah saja. Jumlahnya 1-2 keong untuk setiap telik.

Hasil tangkapan ikan belut ini, Soni bersihan kemudian dikeringkan dengan cara menjemur di terik matahari langsung. Tidak ada bahan formalin sungguh alami menjadi belut kering yang sehat untuk dikonsumsi.

Selanjutnya belut yang sudah kering, dikemas kedalam kantong plastik untuk dijual ke warung dan minimarket.

Untuk hudangan makanan biasanya dibikin sambal, wow begitu lezat dan bergizi 😉

Gimana,..anda suka belut kering ?

Hub Soni 0812 7466 4892

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s