Urban Farming : Masyarakat Kota Menstabilkan Harga Cabe 2017

Kenaikan harga cabe akhir-akhir ini mencapai titik tertinggi awal bulan Januari 2017, yaitu berkisar Rp.100.000 hingga Rp.150.000 di tingkat konsumen akhir di beberapa daerah. Kenaikan harga cabe ini sangat terasa bagi masyarakat yang hidup di perkotaan. Dikatan oleh beberapa pengamat ekonomi bahwa kenaikan harga Cabe menjadi penyumbang inflasi tertinggi yaitu 0,35%.

Maka dari itu, komunitas Indonesia Bertanam mengajak masyarakat di perkotaan untuk membudidayakan cabe di pekarangan, agar nantinya bisa produksi cabe di pekarangan bisa menjadi konsumsi sendiri bahkan bisa menjadi penambahan income keluarga jika dilakukan dengan baik. 

Untuk media bertanam cabe di pekarangan, disini kami contohkan bisa menggunakan plastik-plastik bekas dan botol minuman bekas. Ini juga sekaligus menjadi salah satu cara mendaur ulang sampah plastik rumah tangga. Sedangkan untuk media tanah sebaiknya dikompos dari sisa sampah organik rumah tangga, lalu dicampurkan dengan tanah dan pupuk kandang. 

Berikut contohnya :

::# Sebagai panduan praktis cara bercocok tanam di pekarangan dengan berbagai metode yang unik dan menarik namun menghasilkan produksi yang optimal, berikut langkah-langkahnya : KLIK DISINI 

Mari kita lakukan ini, dan mengajak tetangga kita juga melakukan perilaku masyarakat produktif ini. Share ke Facebook, Twitter, Path, dan media sosial lainnya. 

Semoga bisa memproduksi cabe dari pekarangan seperti ini :

Created By. Fans Page FB : Indonesia Bertanam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s