Deteksi Pupuk Palsu dengan Alat Ini

Pupuk merupakan salah satu sarana produksi yang penting dalam peningkatan produksi tanaman dan produktivitas lahan pertanian.  Dalam upaya mendukung pengembangan sektor pertanian khususnya sub sektor tanaman pangan dan hortikultura pemerintah telah menyediakan kembali dana untuk subsidi pupuk tunggal (Urea, SP-36, ZA) dan pupuk majemuk NPK. Kebijakan pemerintah menghapus subsidi pupuk secara bertahap mulai tahun 1998, menyebabkan melonjaknya harga pupuk serta terjadinya kelangkaan pupuk. Kondisi ini diantisipasi pemerintah dengan membuka kran import bagi masuknya pupuk dari luar negeri, serta peluang bagi produsen pupuk untuk membuat pupuk alternatif. Akibat diterapkannya kebijakan di atas, di pasaran banyak beredar pupuk yang tidak terjamin kualitas mutu dan efektivitasnya. Banyak diantara pupuk-pupuk tersebut tidak memenuhi standar kualitas yang ditentukan serta kadar haranya tidak sesuai dengan yang tercantum dalam label kemasan. 

     Perangkat Uji Pupuk(PUP) adalah alat penetapan kadar hara pupuk secara cepat di lapangan.  Alat ini merupakan penyederhanaan secara kualitatif dari analisis pupuk di laboratorium. Oleh karena itu hasil yang diperoleh tidak tepat seperti di laboratorium, namun merupakan estimasi pengukuran kuantitatif dalam selang nilai tertentu.  Alat ini bermanfaat untuk membantu pelaku pasar dan petani untuk mengetahui kualitas pupuk secara cepat di lapangan.  Alat ini dapat digunakan pula oleh pengawas pupuk untuk mengawasi dan memonitor kualitas mutu pupuk yang beredar di pasaran, dan dapat segera menindak pupuk-pupuk yang dicurigai palsu. 

Deskripsi Perangkat Uji Pupuk (PUP)

          Perangkat Uji Pupuk (PUP) terdiri dari satu set alat dan bahan kimia untuk analisis kadar hara pupuk, yang dapat digunakan di lapangan dengan relatif cepat, mudah, murah dan cukup akurat.  PUP ini dirancang untuk mengukur kadar N, P dan K. 

          Satu paket kemasan PUP terdiri dari : (a) satu set larutan ekstraksi untuk  penetapan N, P dan K, (b) peralatan pendukung, (c) bagan warna N, P dan tabel K, (d) buku petunjuk penggunaan, serta (e) kemasan tas.  PUP versi pertama digunakan untuk analisis contoh pupuk sebanyak ± 50 sampel.  Apabila PUP dirawat dan ditutup rapat segera setelah dipergunakan maka masa kadaluwarsa bahan kimia yang ada dalam PUP sekitar satu tahun setelah pertama kali kemasan dibuka. 

Manfaat PUP

Perangkat Uji Pupukmerupakan alat bantu analisis pupuk di lapangan yang mudah, murah dan cepat di lapangan.  Alat Perangkat Uji Pupuk diperlukan, karena dengan dihapusnya subsidi pupuk dan liberalisasi perdagangan pupuk, banyak diproduksi pupuk yang tidak memenuhi syarat mutu dan kadar hara pupuk tidak sesuai dengan label pada kemasan. Hal ini mengancam produktivitas dan ketahanan pangan. Pemupukan berimbang spesifik lokasi dapat dilaksanakan dengan baik apabila menggunakan pupuk dengan mutu yang baik.

Diseminasi dan Adopsi Paket Teknologi

Dengan PUP yang dapat dioperasikan oleh penyuluh pertanian, petani terlatih dan pengawas pupuk mendukung penggunaan pupuk yang bermutu di tingkat petani dan pengguna lainnya.  Namun demikian tetap diperlukan bimbingan teknis dari peneliti Balai Penelitian Tanah atau BPTP setempat untuk mensosialisasikan.

Cara Mendapatkan Alat ini

Sebaiknya anda konsultasi dulu sebelum mendapatkan alat ini dengan Balai Penelitian Tanah Kementerian Pertanian RI


Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s