Perkebunan Kelapa Sawit Indonesia Menjerit Serangan Ganoderma

Selamat datang di halaman ini salam sejahtera buat kita semua. Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya bahwa saya harus menyampaikan ini pada pelatihan ini ( Pelatihan Pengendalian Serangan Ganoderma di Perkebunan PT. HERFINTA – Sumatera Utara, 23 Maret 2017 )

Sudah saatnya para peneliti dan lembaga penelian turun langsung ke lapangan. Melihat apa sebenarnya apa yang terjadi dan dikeluhkan dari kebun. Bukan saatnya lagi duduk bersama di ruang seminar !!! 

Photo : Survei serangan ganoderma di lahan PT. Herfinta – Labuhan Batu Sumatera Utara

Ganoderma merupakan ancamana utama perkebunan kelapa sawit di Indonenesia. Siapapun tidak bisa mengelak lagi terhadap kenyataan ini. Apa yang saya sampaikan ini bukan main-main, Dengan melihat perkembangan serangan Ganoderma di Indonesia saya ramalkan paling lambat 20 tahun mendatang perkebunan kelapa sawit di Indonesia akan hancur, kecuali jika kita merubah sikap kita, mulai dari detik ini, dari yang semula tidak disertai niat, kini disertai dengan niat, yang semula tidak mau mengeluarkan biaya khusus untuk penanggulangan Ganoderma, kini mau memasukkan anggaran khusus untuk berperang melawan Ganoderma, yang semula tidak ada pasukan serbu di lapangan, kini harus ada pasukan serbu khusus Ganoderma. Dan tentunya itu semua memerlukan biaya.

Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu sekalian, dalam berperang melawan Ganoderma, kebun tidak bisa bermudal 5 juta atau 10 juta saja, karena itu berarti tidak niat dan itu juga berarti pengendaliannya bersifat parsial. Apa itu pengendalian parsial? Dalam pengendalian parsial, orang merasa cukup dengan hanya membuat parit isolasi saja apalagi konsep pembuatan parit isolasinya salah, orang merasa cukup hanya dengan membumbun pangkal batang saja. Pengendalian Ganoderma harus dilakukan secara totalitas dan terpadu dengan perencanaan yang benar. Mengapa demikian? Karena di Indonesia pada umunya Ganoderma sudah bukan sekedar penyakit tanaman lagi tetapi sudah menjadi penyakit lahan. Kalau lahannya yang sakit, maka yang harus kita sembuhkan lahannya. Tanaman sesehat seperti apun kalau ditanam pada lahan yang sakit, tentunya cepat atau lambat akan terserang dan mati juga. Dan ini terjadi di mana-mana.

Di dalam pelajaran ilmu hama dan penyakit tanaman, ada pepatah “hidup berdampingan secara damai dengan hama atau patogen tanaman”. Tapi khusus untuk Ganoderma saya nyatakan itu tidak berlaku karena bisa membuat kita terlena.

Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu sekalian, tidak ada makhluk lain kecuali Ganoderma yang mampu memporak-porandakan perkebunan kelaa sawit dan berpotensi menggagalkan target produksi 35/26. dan tidak akan efektif mengendalikan serangan Ganoderma dengan pestisida kimia. Pengendalian dengan Agenhayati Trichoderma merupakan solusi terbaik yang mesti dilakukan saat ini. Karena Jamur Trichoderma ini bersifat patasit terhadap jamur ganoderma dan jamur penyebab penyakit lainnya. Dimana Trichoderma akan menginfeksi jamur ganoderma di lahan perkebunan kita. Sehingga pertumbuhan dan perkembangan Ganoderma menjadi terhambat hingga punah.

Demikian Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu sekalian yang dapat saya sampaikan semoga sukses mengikuti pelatihan dan sukses dalam berperang melawan Ganoderma. Aamiin.

Lihat Pengalaman KamiKLIK DISINI

INDONESIA BERTANAM
MEMBUKA PELATIHAN

PELATIHAN MEMBUAT BIANG F0 TRICHODERMA DAN MEMPERBANYAK BIANG JAMUR TRICHODERMA SERTA MEMBUAT TRICHODERMA CAIR.
DAN BONUS PELATIHAN CARA MEMBUAT PUPUK TRICHOKOMPOS DENGAN BAHAN AKTIF TRICHODERMA

TIM INDONESIA BERTANAM SIAP DATANG KE LOKASI ANDA UNTUK MELAKSANAKAN PELATIHAN.

BIAYA PELATIHAN RP. 7,5 JUTA
+ BIAYA TRANSPOR DAN AKOMODASI 2 ORANG INSTRUKTUR. DITANGGUNG PESERTA.

======================

HUB/SMS. Indonesia Bertanam.
0812 7466 4892.
======================

Berikut Pelatihan Kami adakan di PT. Herfinta di Sumatera Utara


Sesungguhnya jamur Ganoderma tergolong pada kelompok jamur yang lemah. Serangan jamur  Ganoderama pada kelapa sawit menjadi dominan karena terjadi ketidakseimbangan agroekosistem di perkebunan kelapa sawit dan tidak adanya jamur kompetitor dalam tanah, akibat menurunnya unsur hara organik dalam tanahdan aplikasi herbisida yang tidak bijaksana. Beberapa faktor krusial yang mempengaruhi perkembangan penyakit BPB antara lain bahan tanaman, jenis tanah, status hara, teknik penanaman, dan tanaman yang ditanam sebelum pembukaan lahan baru.  

Penyakit menyebar ke tanaman sehat bila akar tanaman bersinggungan dengan tunggul-tunggul pohon yang sakit. Laju infeksi Ganoderma akan semakin cepat ketika populasi sumber penyakit (inokulum) semakin banyak diareal perkebunan kelapa sawit. Hal ini akan mengancam kelangsungan hidup tanaman kelapa sawit muda yang baru saja ditanam.

Gejala Serangan

Gejala awal serangan penyakit BPB pada kelapa sawit yaitu terdapat sedikitnya 3 pupus (pelepah daun muda) yang tidak membuka sempurna, terdapat bercak hitam pada pangkal batang. Selanjutnya gejala berupa kelayuan menyeluruh, daun nampak seperti kekurangan air dan hara, pelepah-pelepah terbawah menguning mulai dari ujung mengarah ke pangkal, mengering dan nekrosis berwarna cokelat. Daun-daun tua layu, patah pada pelepahnya dan menggantung disekitar batang. 

Gejala khas serangan Ganoderma sebelum terbentuk tubuh buah adalah adanya pembusukan pada pangkal batang. Apabila pangkal batang sakit dibelah melintang, terlihat jaringan yang membusuk dan terdapat jalur-jalur tidak teratur  berwarna   cokelat tua. Di tepi daerah yang terinfeksi terdapat zone tidak teratur berwarna kuning danberbau  seperti minyak    sawit yang mengalami fermentasi yang merupakan akibat dari mekanisme perlawanan tanaman terhadap infeksi Ganoderma.

Bila tanaman sudah terserang berat, tubuh buah Ganoderma akan terbentuk pada pangkal batang atau akar sakit didekat batang.  Tanaman mati dalam 6-12 bulan setelah terlihat gejala awal pada daun, dan banyak tanaman sakit tumbang  sebelum badan buah jamur terbentuk terutama pada tanaman muda.

Patogenesitas Ganoderma

Ganoderma boninense adalah kelompok cendawan busuk putih (white rot fungi), cendawan ini bersifat lignolitik. Oleh sebab itu, cendawan ini mempunyai aktivitas yang lebih tinggi dalam mendegradasi lignin dibandingkan kelompok lain. Komponen penyusun dinding sel tanaman adalah lignin, selulosa, dan hemiselulosa. Cendawan G. boninense memperoleh energi utama dari selulosa, setelah lignin berhasil didegradasi, selain itu karbohidrat seperti zat pati dan pektin, diperoleh meskipun dalam jumlah kecil. Selulosa merupakan bagian terbesar yang terdapat dalam dinding sel tanaman, yaitu berkisar antara 39-55 persen, kemudian lignin 18-33 persen, dan hemiselulosa 21-24 persen. Dengan demikian, untuk dapat menyerang tanaman, cendawan tersebut harus mampu mendegradasi ketiga komponen tersebut (bahan-bahan berligno-selulosa). 

Patogenisitas Ganoderma tidak hanya terjadi pada tanaman tua, tetapi dapat terjadi pada planlet dan bibit kelapa sawit, tetapi untuk dapat menimbulkan penyakit, cendawan ini membutuhkan inokulum yang cukup besar.  Keistimewaan Ganoderma adalah mampu bertahan pada jaringan kayu tua atau sisa-sisa tanaman di dalam tanah, sehingga menyebabkan sumber penyakit bersifat persisten di lapang. Pada tanaman tahunan infeksi Ganoderma pada jaringan kayu akan berkembang perlahan dan meluas pada kondisi yang mendukung perkembangannya. Material tanaman yang sudah tertulari Ganoderma dapat menjadi sumber inokulum potensial, dan dapat menulari tanah selama beberapa bulan, sehingga patogen dapat melakukan invasi ke bagian tanaman lain pada saat mulai menanam. Daur penyakit meningkat 40% hingga 50% setelah tanaman berumur 15 tahun. Situasi seperti inipun terjadi pada kebun kelapa sawit yang telah diremajakan.

Serangan Ganoderma pada kelapa sawit meningkat sejalan dengan semakin tuanya umur tanaman. Hal ini menunjukkan kecenderungan bahwa umur tanaman mempengaruhi tingkat perkembangan penyakit. Umur tanaman yang semakin dewasa, akan membuat sistem perakarannya semakin panjang sehingga tingkat probabilitas terjadinya inokulasi dengan inokulum semakin tinggi. Selain itu kerusakan tanaman akibat serangan patogen akan terus meningkat sejalan dengan bertambahnya daur pertanaman dalam suatu kebun. Hal ini terjadi karena substrat bagi Ganoderma akan semakin tersedia atau inokulum semakin tinggi populasinya. 

Letak kebun tidak terlalu berpengaruh sebab penyakit ini banyak ditemui di daerah pantai maupun daerah pedalaman. Laporan awal menyebutkan bahwa penyakit BPB banyak terjadi pada daerah pantai, tetapi laporan terakhir menyebutkan bahwa BPB banyak terjadi di daerah pantai maupun daerah pedalaman. Demikian juga untuk jenis tanah, laporan awal menyatakan bahwa penyakit BPB jarang ditemukan di tanah gambut dan serangan berat banyak terjadi pada tanah laterit. Namun sekarang, serangan Ganoderma dapat terjadi pada semua jenis tanah antara lain: podsolik, hidromorfik, alluvial, dan tanah gambut.

Luka pada tanaman berperan sebagai titik mula atau membantu tempat masuknya Ganoderma ke tanaman. Luka pada tanaman ini dapat disebabkan oleh faktor biologis misalnya gigitan tikus, tupai, babi hutan, dan serangga. Faktor yang kedua adalah luka mekanis, misalnya akibat parang, cangkul ataupun alat berat. Tanaman yang lemah akan mudah terserang patogen. Lemahnya tanaman ini dapat disebabkan karena kurangnya hara bagi tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebun yang dipupuk dengan unsur hara makro seperti nitrogen (N), potassium (P), dan kalium (K) dapat meningkatkan kesehatan tanaman. Akan tetapi kekurangan akan unsur hara mikro seperti boron (B) dan tembaga (Cu) serta magnesium (Mg) dapat meningkatkan kejadian penyakit 

Bagaimana mengatasi serangan jamur Ganoderma di lahan perkebunan sawit ? 

Selanjutnya :  KLIK DISINI 

Atau Klik Gambar berikut

Iklan

7 Comments Add yours

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s