Prihatin Generasi Muda Lebih Suka main Game dan Tik Tok, dari pada Bercocok Tanam

Pengertian pembangunan pertanian sudah tidak akrab lagi dengan telinga anak muda. Mulai dari usia dini hingga tamat perguruan tinggi.

Mereka lebih peka terhadap musik dan embel-embelnya serta melupakan segala hal yang berbau kegiatan pertanian. Mereka lebih suka bermain game di smartphone dan aplikasi yang kurang berfaedah seperti berlucu lucuan di aplikasi Tik-Tok, dsb. Bahkan, jika mereka ditawari untuk hidup sebagai petani, mereka langsung menggelengkan kepala.

.
Hilangnya Atensi Generasi Muda

Perkembangan pola kehidupan memang membawa dampak yang sangat besar terhadap pola pikir setiap orang. Ini merupakan dampak logis dari setiap perubahan. Globalisasi memang membawa dampak hilangnya jati diri seseorang, bahkan sebuah bangsa.

Anda sebagai bangsa yang mempunyai latar belakang kehidupan sebagai petani, sungguh merasa sangat prihatin saat menyadari bahwa kehidupan petani sudah tidak menarik bagi generasi muda. Generasi muda lebih suka hidup dengan kegiatan kantoran dan industry. Mereka lebih suka menjadi seorang kuli daripada petani.

Kegiatan pertanian sudah mengalami pergeseran persepsi di hati generasi muda. Walaupun Anda telah memberi pengertian pembangunan pertanian, tetap saja tidak tertarik untuk ikut berperan di dalamnya. Mereka lebih suka menggeluti bidang lainnya. Anda tidak dapat menolaknya sebab itu memang salah satu bukti perkembanganjaman.

.

Pertanian Tetap yang Paling Utama

Anda harus menekankan pengertian kepada generasi muda bahwa pertanian dan bertani tetap menjadi unggulan dalam kehidupan ini. Pertanian terkait erat dengan kehidupan Anda. Tanpa pertanian, industripun tidak akan berkutik. Mereka tidak akan dapat berproduksi sebab bahan dasar mereka adalah hasil pertanian yang digarap oleh para petani.

Penanaman pengertian ini dilakukan seiring dengan upaya memberikan pengertian pembangunan pertanian kepada generasi muda. Tentunya dalam hal ini semua pihak harus aktif berperan aktif dalam menumbuhkan kesadaran generasi muda. Siapa lagi yang akan menggarap tanah pertanian jika generasi muda enggan ke sawah?

Anda perlu memberikan berbagai argumentasi kepada generasi muda atas pentingnya pertanian dalam kehidupan ini. Walaupun Anda sudah mengarah pada kehidupan berbasis industri, tetapi keberadaan aspek pertanian tetap tidak dapat diabaikan. Bagaimana-pun bidang pertanian merupakan basis utama kehidupan ini.

.

Generasi Muda Sebagai Subyek Kegiatan

Selama ini yang terjadi dalam kehidupan Anda adalah generasi muda telah dijauhkan dari dunia orangtua. Mereka Anda kirim untuk menempuh pendidikan di mana-mana untuk setiap satuan tingkat pendidikannya. Mereka sama sekali tidak bersentuhan dengan bidang pertanian.

Dengan memperhatikan kondisi seperti itu, maka tidak aneh jika generasi muda Anda semakin jauh dari dunia pertanian. Mereka sibuk dengan urusan pendidikan, yang rata-rata tidak ada kaitan dengan duniapertanian. Pertanian menjadi semakin jauh.

Untuk mengkondisikan agar generasi muda Anda mempunyai atensi terhadap dunia pertanian, salah satu cara efektif yang dapat dilakukan adalah melibatkan mereka secara langsung dalam kegiatan pertanian. Anda beri mereka kewajiban dan tanggungjawab terhadap dunia pertanian.

Untuk dapat mendekatkan, maka kegiatan pertanian yang mungkin dapat Anda aktifkan lagi, misalnya Taruna Tania atau Pramuka Tani. Jika perlu di sekolah ada kegiatan terkait dengan kegiatan pertanian dengan anak didik sebagai pelaku utamanya.

Bidang pertanian memang sangat penting bagi kehidupan ini. Asumsi ini didasarkan pada kenyataan bahwa hasil pertanian merupakan konsumsi utama bagi kehidupan. Maka, Anda harus melibat. Dan tentu ada peluang Agribisnis yang sangat besar yang bisa dimanfaatkan oleh generasi muda saat ini. Sungguh peluang besar agribisnis ini terbuang begitu saja karena generasi muda kita asyik dengan game dan lucu-lucuan di Tik tok.

Berikut Info Agribisnis untuk Generasi Muda : KLIK DISINI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: